Film ini udah gw tonton dari 26 November kemaren, tapi baru skarang bisa gw review. :(
Pertama kali masuk bioskop, gw sm Wicak sama-sama gak paham film ini tentang apa. Tapi sejalannya cerita, gw sam Wicak malah maikn serius dan deg-degan nontonnya.
Film ini menceritakan Will Colson (Chris Pine) dan Frank Barnes (Denzel Washington) yang bekerja sama dalam satu kereta. Semua lancar-lancar saja hingga seorang pegawai kereta api melakukan sebuah kecerobohan yang fatal, di mana kereta api yang seharusnya dia kemudikan justru dia tinggalkan, sehingga kereta itu pun meluncur tanpa masinis. Dari sini lah kita mulai disajikan drama penyelamatan kereta apai yang tak berawak.
Akting Chris Pine di sini terasa berbeda dengan film-film dia yang sebelumnya. Di sisni dia dapat memerankan sosok Will Colson dengan apik dan meyakinkan. Terbukti bahwa Chris Pine bukan aktor yang hanya mengandalkan wajah tampannya dalam merebut sebuah peran. Dia menunjukkan dan membuktika kepiawaian akting yang dimilikinya. Sedangkan untuk akting Denzel Washington gw rasa sudah tidak perlu kita pertanyakan lagi. Sebagian besar film-film yang dia bintangi berhasil menjadi box office. Begitu pula yang terjadi pada film ini. Denzel Washington bermain ciamik sebagai Frank Barnes, seorang orangtua tunggal yang hidup berjauhan dengan kedua putrinya demi menafkahi keluarganya.
Sisi drama keluarga dalam film ini pun sangat terasa. Padahal mengenai konflik keluarga yang melanda Will Connor dan Frank Barnes hanya dikisahkan sedikit sekali dalam film ini. Tapi dalam adegan yang sedikit itu telah berhasil membuat penonton menjadi ikut larut dalam kesedihan ketika salah satu putri Frank marah padanya dan mematikan telepon darinya, dan juga pada adegan di awal film di mana Will Connor melihat anak-anaknya yang akan pergi ke sekolah dari mobilnya di kejauhan. Lalu pada saat dia menelopn istrinya dan justru telepon dari dia di-reject oleh sang istri.
Tentu saja akting Chris Pine dan Denzel Washington dibantu oleh karakter-karakter lain, salah satunya adalah dengan hadirnya Rosario Dawson yang berperan sebagai Connie Hooper. Connie bertugas untuk memberikan gambaran yang terjadi kepada Will dan Frank. Mereka berdua tidak akan berhasil jika saja tidak mendapat bantuan dari Connie.
Selain itu film ini juga menawarkan action lebih banyak dari conversation. Jadi kita tidak dibuat bosan oleh banyaknya percakapan, tapi kita dibuat deg-degan oleh aksi-aksi yang harus Will dan Frank lakukan untuk menghentikan kereta yang melaju tanpa awak tersebut.
Gw pribadi cukup puas dengan film ini. Film ini berhasil menyampaikan bagaimana sulit dan deg-degannya untuk menghentikan kereta api tersebut. Selain itu, fil ini diinspirasi berdasarkan kisah nyata.
Selamat menonton...
0 komentar:
Posting Komentar